olahraga ibu hamil

6 Alasan Mengapa Anda Harus Berolahraga Selama Masa Kehamilan

Semua orang tahu bahwa olahraga sangat baik untuk kesehatan. Selama masa kehamilan, olahraga juga banyak manfaat lainnya. Untuk ibu hamil sebaiknya olahraga yang tidak terlalu berat, terutama selama beberapa minggu pertama kehamilan saat tubuh Anda menyesuaikan diri dengan perubahan.

Berenang, jalan kaki, dan yoga merupakan olahraga yang baik untuk ibu hamil. Ada bentuk latihan lain seperti mengangkat beban yang diperbolehkan selama tidak terlalu berat. Kebanyakan dokter spesialis merekomendasikan berolahraga 3 sampai 4 kali seminggu, kecuali Anda memiliki kondisi medis yang menghalanginya. Jika masih ragu, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter.

Berikut adalah beberapa alasan terbaik mengapa Anda harus berolahraga selama kehamilan.

6 Alasan Mengapa Anda Harus Berolahraga Selama Masa Kehamilan

1. Membantu meningkatkan stamina

Latihan yang rutin akan meningkatkan stamina yang dibutuhkan selama masa pemulihan setelah proses melahirkan.

2. Meningkatkan kesehatan mental

Latihan bisa mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan emosional Anda, sehingga Anda lebih mudah melewatinya pengalaman baru menjadi seorang ibu.

3. Membantu menurunkan berat badan setelah anak lahir

Biasanya yang menjadi perhatian kebanyakan ibu adalah bagaimana caranya menurunkan berat badan setelah melahirkan. Olahraga selama masa hamil, bisa membantu penurunan berat badan pascapartum.

Baca Juga :  Alasan Mengapa Anda Harus Belajar Jiu Jitsu

4. Sangat baik untuk janin

Dengan menjaga kesehatan tubuh Anda juga merawat bayi Anda

5. Mengurangi efek samping kehamilan

Gejala seperti kelelahan, sakit kepala, kembung dan sembelit biasa terjadi pada wanita hamil. Penelitian telah menunjukkan olahraga dapat mengurangi munculnya gejala-gejala tersebut.

6. Mengurangi resiko kelahiran prematur

Olahraga dapat menurunkan risiko kelahiran prematur paling tidak hingga 50%.

Anda harus selalu memastikan bahwa Anda banyak minum cairan sebelum berolahraga, makan makanan bergizi, diet dan menghindari kelelahan. Anda juga harus mengetahui kemampuan tubuh Anda, jika Anda mulai merasakan sakit, sebaiknya segera berhenti dan istirahat.

Olahraga akan membantu tubuh Anda menjadi lebih kuat dan sangat membantu  Anda pada saat bersalin.

Berolahraga selama masa kehamilan adalah salah satu yang hal baik yang dapat Anda lakukan untuk Anda dan janin Anda. Bayi Anda akan mendapatkan beberapa manfaat, yang merupakan alasan yang cukup untuk berolahraga. Selalu berhati-hati saat Anda berolahraga dan jangan ragu untuk bertanya kepada dokter untuk memberikan masukan jika Anda memiliki pertanyaan tentang olahraga selama masa kehamilan.

Jenis Olahraga yang Sebaiknya Dihindari oleh Ibu Hamil

Untuk mencegah terjadinya cedera atau masalah kesehatan selama hamil, Bumil sebaiknya menghindari beberapa jenis olahraga atau kegiatan berikut ini:

  • Olahraga beregu yang banyak melibatkan kontak fisik, seperti basket dan sepak bola
  • Scuba diving, karena berisiko menimbulkan tekanan di dalam rahim yang dapat membahayakan janin
  • Gerakan yang dapat meningkatkan risiko terjatuh, misalnya melompat
  • Olahraga dengan tempo cepat dan membutuhkan perubahan pergerakan tubuh dengan cepat, seperti bulu tangkis, tenis, atau bela diri
Baca Juga :  7 Manfaat Pilates Bagi Tubuh Anda

Meski olahraga penting untuk dilakukan, ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat ibu hamil dianjurkan untuk berhati-hati saat berolahraga atau bahkan menghindari olahraga. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dimaksud:

  • Gangguan pada leher rahim
  • Tekanan darah tinggi saat hamil
  • Penyakit jantung dan paru, nyeri sendi, anemia, dan diabetes yang tidak tertangani dengan baik
  • Pernah atau berisiko mengalami persalinan prematur
  • Pernah keguguran sebanyak 2 kali atau lebih
  • Perdarahan dari vagina atau adanya bercak darah di celana dalam
  • Kondisi leher rahim atau serviks lemah
  • Posisi plasenta rendah

Olahraga secara teratur dapat membantu Bumil mengatasi perubahan fisik selama kehamilan dan membangun stamina untuk menghadapi persalinan. Namun, sebelum berolahraga, periksakan diri ke dokter terlebih dahulu, terlebih jika Bumil memiliki kondisi-kondisi yang telah disebutkan di atas.

Berbagai Tips Olahraga di Masa Kehamilan

Berolahraga saat hamil perlu dilakukan secara hati-hati. Jika sebelumnya Bumil tidak rutin berolahraga, awali latihan dengan durasi singkat mulai dari 10–15 menit, kemudian tingkatkan secara perlahan menjadi 30 menit setiap hari.

Baca Juga :  Dasar-Dasar Judo Yang Perlu Anda Ketahui

Berikut ini adalah panduan yang dapat menjadi rujukan Bumil saat berolahraga:

  • Kenakan pakaian longgar yang nyaman dan bra yang dapat menyangga payudara dengan baik.
  • Pakailah sepatu olahraga yang dapat melindungi dari cedera.
  • Konsumsilah makanan berkalori maksimal 1 jam sebelum olahraga.
  • Lakukan pemanasan sebelum olahraga dan pendinginan setelahnya.
  • Lakukan gerakan di permukaan yang rata untuk mencegah cedera.
  • Hindari mengubah posisi tubuh secara tiba-tiba agar tidak pusing.
  • Konsumsi cukup cairan untuk mencegah dehidrasi.
  • Ikuti selalu instruksi dari pelatih atau instruktur bila mengikuti kelas tertentu, seperti yoga atau pilates.

Jika masih ragu, Bumil bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui lebih jauh jenis dan manfaat olahraga di masa kehamilan. Jangan lupa juga untuk selalu menerapkan pola makan sehat, beristirahat yang cukup, dan menjauhi kebiasaan buruk, seperti merokok atau minum alkohol, agar kondisi Bumil dan janin tetap sehat.