Trading Saham Indonesia

Jenis Trader di Bursa Trading Saham Indonesia

Di bursa trading saham Indonesia, Anda wajib tahu jenis atau tipe trader. Sebab, trader bisa saja mendapat untung besar apabila mengetahui strategi dalam menjalankan bisnis trading saham. Di Indonesia sendiri, bisnis trading saham mulai diperhitungkan.

Sebab, para trader bisa saja mendapat keuntungan hingga jutaan rupiah dalam satu hari. Hanya saja, Anda wajib tahu strategi dalam menjalankan bisnis trading saham. Jika tidak, maka resiko kerugian pun tidak dapat dihindari.

Oleh sebab itu, ketahui jenis-jenis trader saham di Indonesia. Sebagai orang yang baru saja memulai bisnis tersebut, maka Anda wajib memilih kategori trader di Indonesia. Sebab, seorang trader yang tidak memiliki “ciri khas” ini berpotensi kehilangan modal cukup besar dalam menjalankan bisnis trading saham.

Jenis-Jenis Trader yang Wajib Anda Ketahui dalam Bisnis Trading Saham

Ada banyak jenis trader yang harus Anda ketahui. Masing-masing masuk dalam kategori tertentu. Setelah itu, trader dapat menentukan strategi bisnis trading saham. Maka, ini dia jenis trader yang wajib diketahui oleh para pemula. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Scalper

Jenis trader pertama adalah scalper. Tipe trader yang satu ini memiliki strategi cukup ekstrem. Pasalnya, trader membeli saham dan langsung menjual setelah ada pergerakan nilai. Rata-rata, trader profesional ini masuk dalam kategori trader scalper karena mereka telah mengetahui seluk beluk dari bisnis trading saham.

  1. Day Trader

Jenis trader yang kedua adalah day trader. Trader yang masuk dalam kategori ini selalu menunggu menit-menit akhir untuk bertransaksi, baik pembelian maupun penjualan. Beberapa orang yang masuk dalam kategori day trader ini mendapat keuntungan pada titik resistance.

Baca Juga :  OctaFX Copy Trading Review Yang Menjanjikan Keuntungan

Akan tetapi, resiko kerugian saat menjual saham di akhir penutupan bursa saham juga cukup besar. Jadi, pertimbangkan dengan matang sebelum melakukan pembelian dan penjualan saham.

  1. Swing Trader

Jenis trader ketiga adalah swing trader. Tipe ini hampir mirip dengan kategori scalper. Hanya saja, swing trader akan membeli maupun menjual saham di akhir minggu maupun bulan.

Sebab, tipe swing trader masih mau melihat pergerakan nilai saham terlebih dahulu. Jika berpotensi untung, maka trader akan langsung menjual saham tersebut. Maka tidak heran jika swing trader terkadang mendapat untung hingga jutaan rupiah dalam satu minggu.

Kerugian yang Dialami oleh Trader dalam Bursa Trading Saham Indonesia

Memang, menjalankan bisnis trading saham ini bisa saja mendapat untung dan rugi, tergantung strategi apa yang digunakan. Jika trader pemula belum memahami strategi dalam menjalankan bisnis ini, maka bisa menelan kerugian cukup besar.

Selain menderita kehilangan modal dalam berbisnis trading saham, Anda juga menerima resiko lain. Salah satunya adalah resiko fluktuasi. Resiko ini muncul karena perusahaan saham tidak melakukan transaksi dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Rekomendasi Aplikasi Trading Saham yang Cocok untuk Pemula

Hal ini cukup lumrah, mengingat di era pandemi ini beberapa perusahaan saham mengalami pailit. Akibatnya, Anda harus kehilangan modal saham karena perusahaan saham tersebut dinyatakan bangkrut.

Sebagai trader pemula, ketahui beberapa jenis saham yang masuk dalam kategori IPO (Initial Public Offering). Selain itu, ketahui pertumbuhan pasar saham di Indonesia agar tidak mengalami kerugian saat berbisnis.

Sebagai pemula, Anda wajib tahu jenis-jenis trader dalam bursa bisnis trading saham. Untuk itu, pelajari terlebih dahulu tipe trader sebelum terjun ke bursa trading saham Indonesia agar mendapat keuntungan besar dalam menjalankan bisnis tersebut.